2009-01-14

Nyeri haid = Dysmenorrhea

Dysmenorrhea adalah nyeri pada daearah panggul akibat menstruasi dan produksi zat prostaglandin. Seringkali dimulai segera setelah mengalami haid pertama (menarche). Nyeri berkurang setelah menstruasi, namun pada beberapa wanita nyeri bisa terus dialami selama periode menstruasi.

Penyebab nyeri berasal dari otot rahim. Seperti semua otot lainnya, otot rahim dapat berkontraksi dan relaksasi. Saat haid kontraksi lebih kuat. Kontraksi yang terjadi adalah akibat suatu zat yang namanya prostaglandins . Prostaglandins dibuat oleh lapisan dalam dari rahim. Sebelum menstruasi terjadi zat ini meningkat danbegitu haid terjadi, tingkat prostaglandin menurun. Hal ini dapat menjelaskan mengapa sakit cenderung berkurang setelah beberapa hari pertama haid.

Dysmenorrhea terbagi jadi dua yaitu primer atau sekunder, primer murni karena proses kontraksi rahim tanpa penyakit dasar sebagai penyebab. Sedangkan dysmenorrhea sekunder disebabkan selain proses haid dan produksi prostaglandin secara alami. Ciri khasnya nyeri haid tidak berkurang pada hari-hari haid selanjutnya. Penyebab dysmenorrhea sekunder antara lain: endometriosis dan fibroids (myoma)

Diagnosis dan penataan yang sekunder sesuia dengan penyebabnya. Obat tertentu, yang disebut NSAIDs (non-steroidal anti-inflamation drug), dapat memblokade tubuh untuk membuat prostaglandin. Sebagian besar NSAIDs, seperti ibuprofen dan naproxen, dapat dibeli tanpa resep.

NSAIDs bekerja terbaik jika dimakan pada awal sakit mulai terasa. cukup dimakan pda hari 1 dan 2 haid. Obat ini tidak boleh dimakan jika ada gangguan perdarahan, kerusakan hati, gangguan lambung,

Kontrasepsi hormonal, seperti pil KB,juga bisa mengurangi rasa sakit haid.Hormon yan terdapat pada kontrasepsi membantu mengontrol pertumbuhan lapisan dalam rahim sehingga bisa mengurangi produksi prostaglandin. Yang berarti lebih sedikit kram rahim, kurang aliran darah, dan berkurangnya rasa sakit. Jika diperlukan, kontrasepsi dapat digunakan dengan obat lain yang menurunkan tingkat estrogen atau menghentikan siklus haid.

Jika ada fibroids yang menyebabkan sakit, dilakukan operasi. Laparoskopi dapat digunakan untuk mengobati endometriosis. Jaringan tumbuh di luar rahim dapat dibuang dengan laparoskop. Untuk kasus yang berat, histerektomi (pengangkatan rahim) dapat dilakukan. Hal ini biasanya pilihan terakhir.

Tips2 berikut bisa membantu:
  • Latihan aerobik, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang, membantu memproduksi bahan alami yang dapat mem-blok rasa sakit.
  • Pakai kompress panas atau dingin pada daerah perut jika nyeri terasa.
  • Pastikan tidur yang cukup sebelum dan selama periode haid.
  • Orgasme dapat meringankan kram haid pada beberapa perempuan.
  • Latihan relaksasi atau Yoga, dapat membantu menanggulangi sakit.
  • Gasa

    SILAKAN DI SHARING VIA FACEBOOK (KLIK IKON F Share), TWITTER (IKON RETWEET) DAN GOOGLE BUZZ (ICON BUZZ IT) JIKA MENURUT KAMU POST INI AKAN BERMANFAAT JUGA BAGI ORANG LAIN. TERIMA KASIH SEBELUMNYA.
    Buzz this

    Artikel lain yang berhubungan dengan:



     

    Recent Readers

    It's me ™

    My Photo
    RSUD Tanjung Uban, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia
    Pernah bertugas di Puskesmas Midai Kab Natuna dan Puskesmas Tuapaya Kab Bintan. Dokter Umum dan Obgyn di FK Universitas Andalas Padang.

    Ikutan yuk