2010-03-10

Teratozoospermia

Teratozoospermia (terato = monster) adalah bentuk sperma yang tidak normal. Dikategorikan dalam 3 kelompok yaitu yang ringan sekitar 15% sperma masih normal 10-15 % sedang serta kurang dari 10% dikategorikan berat. Secara normal, sperma yang baik harus memiliki kepala yang berbentuk oval, dengan penghubung pada bagian tengahnya serta ekor yang panjang.

Gambar sperma normal

Berbagai pengobatan yang dilakukan terbukti tidak ada yang efektif seperti klomifen, HMG dan suntikan HCG, testosteron, vitamin E, vitamin C, anti-oksidan, diet tinggi protein, hoemeopati , dan bahkan pembedahan (varikokel). Tindakan pembedahan ini hanya memperbaiki bentuk sperma sekitar 30 % saja.

Teratozoopermia

teratozoospermia

Jika ditemukan kondisi ini sebaiknya dilakukan cara yang lebih efektif seperti bayi tabung. Sedangkan tindakan IUI (inseminasi) juga ternyata tidak banyak membantu.

ICSI (tindakan menyuntikkan sperma ke dalam sel telur) telah memberikan pendekatan yang revolusionerpada laki-laki yang tidak subur, dan menjanjikan kemungkinan bagi setiap orang untuk punya bayi, tidak peduli bagaimana abnormal sperma-nya.

Teratozoosermia tidak berhubungan dengan fisik, keadaan umum kesehatan, diet, nafsu seksual atau frekuensi berhubungan seks. Secara persis tidak diketahui penyebabnya.
selengkapnya...
2010-03-09

Pil Kondar Jenis Baru : ellaOne

Pil Kontrasepsi darurat (kondar) jenis baru ini lebih efektif daripada yang sebelumnya dipakai untuk mencegah kehamilan pada wanita yang melakukan hubungan seks yang tidak aman dan juga bekerja lebih lama, sampai lima hari (dibanding 3 hari pada pil sebelumnya).

Levonorgestrel, adalah bahan yang paling banyak digunakan pada pil kontrasepsi darurat, hanya efektif jika dipakai dalam waktu tiga hari setelah berhubungan seks. Pil kondar jenis sebelumnya ini dijual dengan berbagai nama merek termasuk Levonelle dan Plan B, serta tersedia di lebih dari 140 negara, termasuk Indonesia. Dalam hampir 50 negara-negara tersebut pil kondar bisa dibeli tanpa resep.


Ini masih merupakan obat baru, dan belum terdistribusi luas ke seluruh dunia, dan untuk memperolehnya masih dibutuhkan resep dokter. Masih dibutuhkan waktu yang lama agar nantinya obat ini (ellaOne) dapat dibeli tanpa resep dokter.Dan diperkirakan harganya ellaOne sekitar tiga kali harga Plan B. (msnbc.com)
selengkapnya...
2010-03-04

Kista Nabothi

Kista Nabothi adalah kista kecil yang ditemukan pada permukaan leher rahim  yang isinya adalah lendir serviks (mukus). Diameternya berkisar antara 2 - 10 millimeter, dan kandungan mukusnya bisa berwarna kuning pucat sampai kecoklatan.

Dalam kebanyakan kasus, kista nabothi terjadi ketika jaringan baru tumbuh pada leher rahim setelah proses melahirkan. Jaringan baru ini akan menyumbat muara kelenjar nabothi, sehingga terjadi penumpukan sekresi mukosa dalam kantong kelenjar.



Kista nabothi biasa ditemukan pada permukaan leher rahim wanita yang telah memiliki anak dan pada wanita menopause (akibat penipisan lapisan permukaan serviks). Kadang-kadang kista ini terjadi akibat radang kronik serviks.

Kista Nabothi disebut juga folikel nabothi, kista inklusi epitel, atau kista retensi musinosa. Kista Nabothi tidak menimbulkan gejala apapun kecuali jika mereka menjadi sangat besar.

Dalam kebanyakan kasus, kista ini ditemukan dalam pemeriksaan kebidanan rutin. Jika ditemukan maka selanjutnya biasanya dilakukan pemeriksaan Kolposkopi untuk melihat lebih jelas permukaan leher rahim. Selanjutnya jika kelihatannya tidak normal maka akan dilakukan biopsi untuk dilakukan pemeriksaan patologi anatomi (PA).

Kista Nabothi biasanya berlangsung lama. Seiring waktu, beberapa kista dapat menjadi lebih besar. Karena kista nabothi dianggap normal, maka tidak perlu untuk dilakukan pencegahan. Tidak ada perawatan yang diperlukan. Namun, dalam beberapa kasus, ginekolog dapat memilih untuk menghilangkannya dengan salah satu dari 2 cara berikut:

* Elektrokauter, menggunakan probe yang dipanaskan untuk menghancurkan kista
* Cryotherapy, menggunakan nitrogen cair untuk membekukan dan menghilangkan kista.
selengkapnya...
2010-03-03

Hipersalivasi = Ptyalism

Air liur dihasilkan dan disekresikan dari kelenjar ludah di dalam tubuh dan berfungsi untuk pencernaan. Sekresi air liur berada di bawah kontrol sistem saraf otonom. Hypersalivasi, atau meningkatnya air liur, dapat disebabkan oleh produksi yang berlebih atau jalanya air liur yang tidak lancat. Ada banyak kondisi medis yang dapat menyebabkan hypersalivasi; karena itu, hypersaliva adalah gejala yang umum ditemukan.

Penyebab air liur berlebih diantaranya kehamilan, asupan karbohidrat yang berlebihan, Penyakit gastroesophageal reflux, pankreatitis (radang pankreas), penyakit hati, sindroma serotonin, ulcer di mulut, dan infeksi dimulut. Obat yang dapat menyebabkan air liur berlebih diantaranya clozapine, pilokarpin, Ketamine, dan kalium chlorate. Racun juga dapat menyebabkan hypersalivasi, ini termasuk merkuri, tembaga, organophosphates, dan arsenik.

Penyebab penurunan klirens (aliran saliva) juga menimbulkan hypersalivasi diantaranya adanya infeksi seperti tonsilitis, retropharyngeal dan peritonsillar abses, epiglottitis, dan gondok. Hypersalivasi juga dapat disebabkan oleh masalah pada rahang seperti patah tulang atau dislokasi; terapi radiasi dan gangguan neurologis seperti myasthenia gravis, penyakit Parkinson, rabies, kelumpuhan saraf wajah bilateral, dan gangguan saraf hypoglossal.

Perawatan hypersalivasi harus diarahkan ke arah penyebab. Beberapa pasien membaik hanya dengan penggunaan obat kumur dan menyikat gigi, yang mungkin memiliki efek pengeringan.

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah menelan ludah/saliva yang berlebihan (jika tidak ada kelainan menelan). Untuk menguarngi gejala hypersalivasi kebanyakan dokter merekomendasikan scopolamine patch, atau Transderm Scop, Yang mengurangi rasa mual dan menyebabkan mulut kering. Beberapa dokter akan mencoba antihistamin, tapi hal ini dapat menyebabkan rasa lelah.
selengkapnya...
2010-02-24

Kadar Hormon Wanita dan Inteprestasinya

Kadar hormon diperiksa untuk menentukan apa yang terjadi di dalam tubuh wanita. Kadar hormon dapat menunjukkan jika seorang wanita subur, akan menopause dini atau dalam masa perimenopause. Karena kadar hormon mempunyai kecenderungan untuk berfluktuasi, maka pemeriksaan harus dilakukan pada saat yang tepat.

Hormon2 yang diperiksa untuk tujuan diatas antara lain : Follicle Stimulating Hormone (FSH), Estradiol (E2), Luteinizing Hormone (LH), Prolactin, Progesterone (P4)dan Thyroid Stimulating Hormone (TSH)dan lain-lain.

FSH
Nilai normalnya: 3-20 mIU/ml.
FSH sering digunakan sebagai alat ukur cadangan ovarium. Secara umum, hasil di bawah 6 adalah sangat baik, 6-9 adalah baik, 9-10 rata2, 10-13 kurang cadangan, 13 lebih sangat sulit untuk dirangsang (ovulasi). Dalam pengujian PCOS (SOPK), perbandingan LH dan FSH (LH-FSH rasio) dapat digunakan untuk diagnosis. Rasio normal biasanya lebih kurang 1:1, tapi kalau LH lebih tinggi, ini adalah salah satu indikasi kemungkinan PCOS.

LH
Nilai normalnya: < 7 mIU/ml
Kadar LH normal lebih kurang sama dengan FSH. Jika kadarnya LH lebih tinggi dari FSH merupakan salah satu indikasi adanya PCOS.

Estradiol (E2)
Nilai normalnya: 25-75 pg/ml
Kadar batas terendah cenderung lebih baik untuk dilakukan rangsangsan ovulasi. Normal tinggi di hari 3 mungkin menunjukkan adanya kista fungsional atau berkurangnya cadangan ovarium (folikel).

Prolaktin
Nilai normalnya: < 24 ng/ml
Peningkatan kadar prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Juga dibutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan MRI untuk memeriksa kemungkinan adanya tumor hipofise. Beberapa wanita dengan PCOS/SOPK juga mengalami peningkatan kadar hormon prolaktin (hyper-prolaktinemia).

Progesterone (P4)
Nilai normalnya: < 1.5 ng/ml
Sering disebut kadar fase folikuler. Kadar hormon yang tinggi mungkin akan menurunkan angka lemungkinan untuk hamilan. Sedangkan jika kadarnya rendah makabisa mengkonsumsi suplemen alami seperti FertilAid (bukan pesan sponsor ...)

Thyroid Stimulating Hormone (TSH)
Nilai normalnya:0,4-4 uIU/ml
Nilai tengah normal di sebagian besar laboratorium adalah sekitar 1,7uIU/ml. Kadar yang tinggi dikombinasikan dengan TSH yang rendah atau tingkat T4 normal secara umum menunjukkan suatu keadaan hipotiroidisme, yang dapat berpengaruh pada kesuburan.

Sumber: Cem-Macem
selengkapnya...
2010-02-18

KB IUD (=Intrauterine Device )

Intrauterine device (disingkat IUD) adalah alat kecil berbentuk-T terbuat dari plastik dengan bagian bawah-nya terdapat tali halus yang juga terbuat dari plastik. Sesuai dengan namanya IUD dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Pemasangan bisa dengan rawat jalan dan biasanya akan tetap terus berada dalam rahim sampai dikeluarkan lagi.

IUD mencegah sperma tidak bertemu dengan sel telur dengan cara merubah lapisan dalam rahim menjadi sulit ditempuh oleh sperma. Terdapat2 jenis IUD : IUD dengan tembaga dan IUD dengan hormon (dikenal dengan IUS = Intrauterine System). IUD tembaga (copper) melepaskan partikel tembaga untuk mencegah kehamilan sedangkan IUS melepaskan hormon pregestin .

IUD Copper T
IUD memiliki banyak keuntungan antara lain:

  • Sangat efektif mencegah kehamilan, sekali pakai terus berfungsi sampai dibuka.
  • Pencegahan kehamilan untuk jangka yang panjang sampai 5-10 tahun
  • Relatif tidak mahal.
  • Nyaman (tidak perlu diingat2 seperti kalau pakai pil).
  • Dapat dibuka kapan saja (oleh dokter).
  • Segera berfungsi.
  • Efek samping yang rendah.
  • Dapat menyusui dengan aman.
  • Tidak dirasakan oleh pemakai ataupun pasangannya.
Gambar IUS

Sedangkan efeknya antara lain rasa kram dan sakit pinggang sesaat sampai beberapa jam setelah pemasangan. Beberapa wanita mengalami perdarahan ringan dan nyeri sampai beberapa minggu setelah pemasangan. Kadang haid bisa banyak pada IUD tembaga.

IUD tidak melindungi terhadap penyakit menular seksual.. IUD tidak boleh dipergunakan jika sudah hamil , ada perdarahan rahim yang tidak normal dan ada kanker leher rahim. Jika alergi terhadap tembaga maka tidak boleh mempergunakan IUD tembaga.

Pemakai IUD dapat melakukan aktifitas seperti berenang, olah raga lainnya, mempergunakan pembalut serta berhubungan seks kapan mau. Saat menstruasi, pengguna IUD dapat mengecek sendiri dengan memasukkan jari kedalam vagina untuk meraba tali IUD. Segera ke dokter jika tali IUD tidak teraba atau teraba bagian IUD-nya (melorot), terlambat haid atau vagina mengeluarkan cairan dan atau bau tak sedap. Lakukan pengecekan IUD setiap tahunnya.

VIDEO PEMASANGAN IUD (ADULT ONLY !!!)
selengkapnya...
 

Recent Readers

Simpatisan

Cool Readers